SPORTKU.COM - Bagi kebanyakan pesepeda pasti telah mengetahui tentang nama atau sebutan yang terdapat pada frame/rangka/batang sepeda. Namun, alangkah baik untuk kembali mengenal atau sekedar mengingat kembali.
Berikut frame sepeda sekaligus penjabarannya :

Top Tube merupakan bagian rangka sepeda di bagian atas. Panjang pada top tube menentukan ukuran frame yang juga menentukan penggunaan sepeda. Untuk sepeda modern, terdapat jalur kabel untuk rem belakang maupun derailleur.
Head Tube merupakan bagian yang menjadi penghubung antara frame dengan fork dengan bagian atas maupun bawah terdapat bearing sehingga perputaran fork tidak terhambat gesekan. Ukuran diameter head tube pada dasarnya terbagi dua yaitu standar (25,4mm/1"), over size (28,6mm/ 1-1/8") dan 1-1/4" atau 31,8mm. Ukuran head tube tersebut wajib menjadi panduan dalam penggunaan fork. Posisi kemiringan head tube atau di sebut head angle juga mempengaruhi ketabilan sepeda, sebagai contoh semakin kecil derajatnya maka semakin rebah (slack) head angle-nya. Namun bila kebalikannya akan membuat fork semakin tegak sehingga lebih lincah yang biasa terdapat pada frame downhill dengan head angle 67-65 derajat. Sedangkan frame untuk cross country berkisar 70-71 derajat.
Seat Tube menjadi bagian yang berfungsi menjadi rumah untuk seatpost. Panjang dari seat tube juga penentu dari ukurab frame sepeda. Sedangkan ukuran diameter juga terdapat beberapa yang juga menentukan penggunaan seatpost. Di bagian ini, biasanya digunakan untuk front derailleur ataupun bottle cage (tempat bidon).
bagian seat tube yang bertemu dengan top tube maupun seat stay

Downtube merupakan bagian yang menghubungkan head tube dengan bottom bracket shell dan berada di bawah.
Seat Stay merupakan bagian frame sepeda yang berada di belakang untuk menghubungkan atas seta tube dengan rear dropout.
Chainstay sebagai bagian yang terhubung antara bottom bracket shell dengan rear drop out. Panjang dari chain stay sangat pengaruhi kelincahan sepeda. Semakin pendek maka sebuah sepeda akan semakin lincah digunakan dan mudah melakukan "wheelie" atau mengankat roda depan. Sedangkan semakin panjang maka sepeda akan semakin stabil. Biasanya chainstay sepeda DJ pendek antara 390-410mm, sedangkan sepeda XC semakin panjang supaya tidak mudah wheelie di tanjakan.

Bottom Bracket shell berada di bagian bawah dari seat tube yang bertugas untuk menahan bottom bracket atau axle/as dari crankset.

SPORTKU.com (CYCLING), SPORTKU.com CYCLING contents includes Mountain Bike, Down Hill, Free Style, Dirt Jumper, as well as cother types of cycling in multiple hi-res pictures, as well as coverage on video streaming.
SPORTKU.com will have feature such as CYCLING track layout in pictures as well as on-helmet video camera. We would also cover many club activities such as Mahaka Cycling, Sebex, etc
Sent email to : redaksi@sportku.com to have our Video Reporter covering your event, or sent your videos/pictures to be published at SPORTKU.com CYCLING section.