Pilah Pilih Rem Sepeda
Wed, 07 Nov 2012 | 11:52
Teks : Dhoni Bima
Dibaca : 41.686 kali

SPORTKU.COM - Piranti ini memang menjadi bagian yang sangat penting dalam sepeda, kenyamanan dan keamanan sang pesepeda tergantung dari fungsi rem sesuai dengan kebutuhannya. Jadi bukan sekedar jenis rem yang menjadi faktor penentu, namun disesuaikan dengan kebutuhan model sepedanya.

Pada dasarnya rem yang berfungsi untuk sekedar mengurangi kecepatan maupun menghentikan laju sepeda terdiri dari tiga jenis yaitu disc brake, coaster brake hub maupun rim brakes. Namun ketiganya masih terbagi dalam beberapa model yang disesuaikan pada kinerjanya dan khusus untuk disc brake maupun rim brakes terdapat pilihan hidrolik maupun mekanik.

tips sepeda, rem sepeda, bicycle brakes, disc brakes, rim brakes, coaster brakes

Rim Brakes
Untuk jenis rim brakes merupakan piranti rem yang bekerja dengan menghentikan laju sepeda melalui menjepit rim atau velg sepeda menggunakan karet atau disebut brake shoes. Pada jenis rim brakes terdapat beberapa macam seperti Rod Brakes, Calliper (Side Pull dan Center Pull), U-brakes, Cantilever, traditional Cantilever, V-brakes, Roller cam Brakes, Delta brakes dan Hidrolik rim brakes. Tipe rem ini lebih banyak digunakan untuk road bike yang disebabkan bobotnya lebih ringan.

Seluruh tipe rim brakes memiliki kinerja yang sama, namun memiliki perbedaan pada bentuknya. Jika dijabarkan, ketika tuas rem di tarik maka kawat rem akan bergerak secara otomatis untuk menggerakkan tuas sehingga brake pad atau karet rem bergerak menjepit velg sepeda. Sistem kerja ini juga sama pada hidrolik, namun kinerja kawat rem telah digantikan oleh minyak rem.

Kelemahan : saat melalui medan basah atau berlumpur akan menyulitkan kinerja rem. Bahkan brake pad dapat mudah habis atau berujung rusaknya bagian velg karena gesekan.

tips sepeda, rem sepeda, bicycle brakes, disc brakes, rim brakes, coaster brakes

Coaster Brakes
Rem jenis coaster brakes, umumnya terdapat dua tipe yaitu yang membutuhkan bantuan kabel untuk menghentikan perputaran roda belakang dan tanpa kabel, hanya tuas yang terpasang pada dropout frame. Rem ini terpasang pada hub roda belakang sepeda sehingga tidak memungkinkan menggunakan drive train kecuali tipe internal hub.

Untuk yang menggunakan kawat rem, kinerjanya tidak berbeda dengan rim brake namun rem akan menghentikan hub dengan menggunakan brake pad berbahan asbes atau lainnya. Bahkan tidak banyak sepeda yang menggunakan sepeda jenis ini kecuali pada sepeda commuter.

Kelemahan : Rem ini dianggap kurang maksimal kinerjanya dan cukup merepotkan dalam perawatannya. Terkadang harus membongkar roda roda belakang.

Disc brakes

tips sepeda, rem sepeda, bicycle brakes, disc brakes, rim brakes, coaster brakes

Saat ini, nyaris seluruh sepeda gunung telah menggunakan disc brake. Kemampuannya yang dapat melibas berbagai medan menjadi pilihan seluruh pesepeda. Tidak peduli pada kondisi apapun, bahkan piranti ini telah menjadi pilihan utama untuk kendaraan berkecepatan tinggi di dunia otomotif.

Sistem kerja dari disc brake tidak berbeda jauh pada rim brakes, namun bagian yang dijepit adalah rotor atau piringan cakram yang menempel pada hub roda sepeda. Jika dijabarkan, saat tuas rem ditarik maka kawat rem akan bergerak pada kaliper untuk menjepit rotor. Rotor atau piringan cakram terdapat beberapa macam ukuran mulai dari 6" hingga 9". Biasanya ukuran yang lebih besar digunakan untuk roda bagian depan. Disc brake juga terdapat pilihan yaitu hidrolik maupun mekanik.

Kelemahan : Berbedanya jenis minyak rem dari setiap produsen menjadi hal yang harus diketahui para pesepeda. Begitu pula dengan perbedaan bentuk brake pad sehingga harus memastikan jika harus menggantinya.