News » Actual
Short URL:
Brand Lokal Mulai Agresif Garap Sepeda Carbon
Tue, 22 Jul 2014 | 12:04
Teks : Adi Supriyatna
Dibaca : 8.501 kali

SPORTKU.COM - Sepeda dengan frame berbahan carbon sejauh ini memang masih dianggap sebagai produk premium. Hal itu tak lepas dari keunggulan pada sisi bobotnya yang ringan dibanding frame berbahan aluminium alloy dan baja. Namun keunggulan tersebut menyebabkan harga sepeda ini masih relatif tinggi. Karenanya, masih banyak kalangan yang menyatakan bahwa sepeda carbon adalah sepeda impian.

Meski demikian, di Indonesia muncul fenomena unik terkait dengan sepeda berbahan carbon. Kini, hampir semua brand sepeda lokal - Patrol, United, Polygon, Thrill - mulai memproduksi sepeda berbahan carbon dan mulai memperkenalkannya kepada publik.

Patrol misalnya. Dikenal sebagai brand ekslusif di kelas sepeda MTB, brand ini telah meluncurkan sepeda hardtrail bahan carbon yang hadir dalam seri CO (CO 71 dan CO 72). Oleh Patrol, seri ini memang ditujukan bagi kalangan penggemar cross country yang serius hingga atlet profesional yang aktif mengikuti beragam kompetisi.

Patrol CO 72. (Foto: Zenuar Yoga)

sepeda carbon lokal, patrol, united, polygon

Hal itu nampak dari komponen high end, mulai dari sisi groupset (Shimano xt 2x10 speed), wheelset yang menggunakan size 27,5 inci (650B), serta komponen high end lainnya.

Harga kedua tipe tersebut memang tergolong tinggi, yakni berada dikisaran Rp50 juta hingga 70 juta-an. Khusus untuk CO 72, SPORTKU.com telah mengulasnya secara khusus. (Klik: Alternatif Baru Penggila XC dan Video: Test Bike Patrol CO 72)

United juga tampaknya tak mau ketinggalan dan telah meluncurkan sepeda carbonnya belum lama ini.

“Kami punya United Avand Carbon,” ungkap Ishak Rachmat Vice Presiden Vice President PT Wahana Inti Utama yang menaungi United Premium Shop (UPS), di sela-sela pembukaan UPS di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

United Avand (carbon) diposisikan sebagai sepeda premium. Bila dicermati, komponen yang digunakan masuk dalam kategori medium sehingga harganya pun lebih terjangkau, yaitu sekitar Rp15 juta-an.

United Avand Carbon. (Foto: United)

sepeda carbon lokal, patrol, united, polygon

Sementara itu, produsen sepeda lain yang mulai mengepakkan sayapnya di Benua Biru dan Amerika, Polygon, rupanya juga memiliki rangkaian produk sepeda dengan frame carbon.

GM Communication PT Insera Sena (Polygon) Peter Mulyadi mengatakan bahwa sepeda carbon masih tergolong sepeda masa depan. Namun demikian pihaknya telah memproduksi sepeda tersebut meski jumlahnya tidak terlalu banyak.

Peter menambahkan bahwa sepeda yang diproduksi Polygon juga diklaim menggunakan teknologi terbaru, dimana proses pembuatan framenya tidak lagi dibuat secara monokok atau cetak, seperti yang banyak diaplikasikan pada sepeda carbon kebanyakan, melainkan dengan metode dirakit atau sambung.

Jajaran sepeda carbon dari Polygon diantaranya adalah seri Cozmic CXR (1.0 dan 2.0) untuk kategori MTB (hardtrail) dan Helios A8.0 untuk kelas road bike. Harga Rp 12,8 jt - 15,25 juta untuk MTB dan Rp 32,5 juta untuk road bike.

 

Polygon Cozmic CXR 2.0 (Foto: Polygon)

sepeda carbon lokal, patrol, united, polygon

Thrill, salah satu brand bersama Adrenaline, juga tidakmau tertinggal dari arena persaingan. Brand sepeda yang aktif menelurkan sepeda MTB dan BMX ini pun memiliki produk yang berbasis carbon sebagai materialnya. Tapi, berbeda dengan brand lainnya, produk yang tersedia masih sebatas frame atau non fullbike sehingga menjadi alternatif menarik lain dari sisi harga. 

Melihat kondisi diatas, sepeda carbon kini tak lagi sulit didapatkan dan harganya pun cukup bervariasi. Hal ini juga menjadi angin segar bagi penggemar sepeda di Tanah Air untuk segera mewujudkan impian.

Editor : Andi Wahyudi
SUMBER

SPORTKU.com , is one of the products of Strategi Inisiatif Media, Jakarta - INDONESIA. Videos are streaming utilizing Strategi Inisiatif Media Video Streaming Server.

Use our RSS Feeds to get current update :
http://mobil.sportku.com/feeds/rss
http://motor.sportku.com/feeds/rss