News » Actual
Short URL:
Catatan dari Ajang Milan-Sanremo 2014
Tue, 25 Mar 2014 | 13:22
Teks : Adi Supriyatna
Dibaca : 21.454 kali

SPORTKU.COM - Milan-Sanremo 2014 yang berakhir minggu lalu dan menyisakan sejumlah catatan penting dan menarik. Berikut ini beberapa catatan terkait lomba bergengsi di Eropa tersebut, sebagaimana dikutip dari Bicycling.

Cuaca

Kondisi umum dari Milan - Sanremo adalah jalan memutar yang disirami matahari dan sepanjang Laut Liguria biru berkilau. Tapi cuaca mulai berubah, dengan adanya suhu dingin, hujan lebat, dan hembusan angin yang mendominasi selama perlombaan. Meskipun salju tidak turun pada tahun ini, hujan dan kerasnya hembusan angin membuat pembalap harus bekerja keras.

Para pembalap mengalami masalah yang berbeda. Pembalap Marc de Maar (UnitedHealthcare) misalnya, meminta bantuan direktur olahraganya untuk membukakan pembungkus energi bar-nya (makanan energi kemasan), setelah jari-jarinya terasa beku akibat cuaca yang terlalu dingin. Sementara Luca Paolini juga sempat menuangkan sebotol air panas di atas tangannya untuk menghangatkan.

Hujan yang begitu lebat saat di area finish, Sanremo, juga membuat penyelenggara mengeluarkan truk khusus untuk menyedot cipratan air.

Apa yang terjadi dengan para pembalap favorit?

Meskipun Mark Cavendish dan Peter Sagan berhasil sampai ke sprint terakhir di Sanremo, tapi keduanya  gagal naik podium. Dalam sebuah wawancara pasca perlombaan, Sagan mengatakan bahwa cuaca dingin telah melemahkan energinya. Dia tak punya kekuatan lagi saat mencapai Lungomare Italo Calvino dan harus finish diurutan ke-10. 

"Ini bukan hasil yang saya harapkan. Saya banyak menderita karena dingin dan cuaca buruk," katanya . "Itu benar-benar tidak mudah untuk melakukan seperti yang saya inginkan di akhir musim ini. Saya merasa kaki saya tertahan dan tidak mampu melakukan sprint dengan kuat. Itu adalah hari yang sulit," cerita Sagan.

Cavendish juga memiliki banyak cerita yang sama. Pemenang lomba pada 2009 itu kehilangan kontak dengan medan saat menanjak di Il Poggio. Meskipun berhasil kembali pada waktunya pada kontes sprint, ia hanya bisa finish di posisi lima. 

Siapa Alexander Kristoff?

Milan - Sanremo 2014 adalah kemenangan terbesar bagi Alexander Kristoff. Tahun lalu pembalap berusia 26 tahun itu hanya finish  di urutan delapan dan meraih tempat kedua pada salah satu tahapan, dalam pembukaan Tour de France. Sebelumnya, dia juara di Nasional Norwegia U-23, dan kejuaraan nasional di Telemark. 

Editor : Andi Wahyudi
SUMBER

SPORTKU.com , is one of the products of Strategi Inisiatif Media, Jakarta - INDONESIA. Videos are streaming utilizing Strategi Inisiatif Media Video Streaming Server.

Use our RSS Feeds to get current update :
http://mobil.sportku.com/feeds/rss
http://motor.sportku.com/feeds/rss