MTB » Cross Country
Short URL:
Test Bike
Collosus TX 3.0, Lebih Stabil dan Kaya Fitur
Thu, 28 Aug 2014 | 15:02
Teks : Adi Supriyatna
Foto / Video : Zenuar Yoga
Dibaca : 18.014 kali

SPORTKU.COM - Sebagai salah satu produsen sepeda terbesar dan paling agresif di Tanah Air, pada 2014, Polygon meluncurkan sejumlah produk dalam berbagai tipe. Pada segmen MTB, pabrikan sepeda yang berpusat di Jawa Timur ini pun menelurkan berbagai tipe, yang salah satunya adalah Collosus TX 3.0.

SPORTKU.com berkesempatan mencoba Collosus TX 3.0 secara langsung untuk mengetahui fitur serta merasakan performa sepeda fulsus ini.

Secara umum, Collosus TX 3.0 mirip dengan seri sebelumnya, Collosus TX 2.0, dan oleh Polygon, seri ini dimasukkan dalam kategori trail dengan fitur suspensi penuh. Selain pada sisi warna, Collosus TX 3.0 dilengkapi dengan komponen dengan kelas yang lebih tinggi dan lebih kaya fitur untuk kenyamanan penggunanya, sebagai pembedanya.  

Polygon TX 3.0Polygon, Colossus TX 3.0, sepeda MTB, full suspension bike

Frame Collosus TX 3.0 memiliki kombinasi warna yang lebih 'kalem' namun berkarakter, yakni abu-abu, hitam dan biru, serta grafis yang agresif. Warna yang demikian juga cukup membantu untuk menyamarkan cacat atau ‘lecet’ pada frame akibat penggunaan.

Frame Collosus TX 3.0 memiliki sejumlah keistimewaan. Meski masih berbahan aluminium alloy, frame sepeda ini relatif ringan dan kokoh dan telah mengusung teknologi Floating System versi 2 (FS2), yang dikembangkan oleh Polygon dan grafisnya terdapat pada bagian chain stay. Teknologi itu diklaim akan membuat sepeda ini lebih stabil saat melibas trek.

Frame Collosus TX 3.0 yang mengaplikasikan teknologi Floating System versi 2 (FS2).Polygon, Colossus TX 3.0, sepeda MTB, full suspension bike

Hanya saja, frame Collosus TX 3.0 belum mengusung fitur inner cable sehingga untaian kabel penghubung shifter dengan brake (rem) serta komponen lainnya sedikit mengganggu pemandangan.

Sebagai sebuah sepeda fullsus, Collosus TX 3.0 dilengkapi dengan komponen suspensi branded dan telah menjadi standar sepeda ‘mahal’, yakni FOX 32 Float Evolution CTD  travel 140 mm (depan) dan Float Evolution CTD RL, 7.875” x 2.25” (200 x 57.15mm), M8x22mm (belakang). Dan yang menarik, keduanya dapat dikontrol melalui tuas yang telah terpasang di handlebar sehingga pengaturan suspensi dapat berlangsung secara cepat dan praktis serta memberikan kenyamanan bagi rider di perjalanan tentunya. 

FOX 32 Float Evolution CTD  travel 140 mm sebagai suspensi depan.Polygon, Colossus TX 3.0, sepeda MTB, full suspension bike

Tuas kontrol suspensi pada handlebar.Polygon, Colossus TX 3.0, sepeda MTB, full suspension bike

Komponen penting pada sebuah sepeda adalah groupset. Untuk yang satu ini, Collosus TX 3.0 dipersenjatai dengan komponen dari Shimano, yakni Deore (XT/SLX) dengan kecepatan 20 speed. Sedangkan untuk wheelset, sepeda ini didukung komponen Shimano Deore XT berukuran 26 inci plus ban Schwalbe Nobby Nic (26 x 2.25 inci) yang memiliki fitur tubeless (non ban dalam).

Saat dipacu, traksi ban dengan permukaan tanah terasa sangat baik sehingga sepeda dapat tetap melaju secara maksimal.  

Fitur unik lainnya adalah, penggunaan seatpost Crank Brothers Kronolog (30.9 x 405 mm) yang memungkinkan rider mengatur ketinggian seatpost dengan mudah dan praktis melalui tuas yang juga terdapat di handlebar, baik dalam kondisi diam ataupun sambil berjalan. Alhasil riding pun terasa lebih nyaman.

Saat digunakan, Collosus TX 3.0 memiliki handling yang baik untuk melakukan berbagai manuver. Saat melintasi tanjakan curam dan agak panjang, atau sebaliknya, sepeda ini tetap nyaman dikayuh. Shifting dan rem pun terasa ringan sehingga rider tetap bisa melaju dengan kecepatan tinggi atau yang diinginkan. Ketika harus diangkat - saat melewati pohon tumbang di tengah trek misalnya – bobot sepeda ini pun relatif ringan.     

Collosus TX 3.0 memiliki handling yang baik untuk melakukan berbagai manuverPolygon, Colossus TX 3.0, sepeda MTB, full suspension bike

 

Polygon, Colossus TX 3.0, sepeda MTB, full suspension bike

Collosus TX 3.0 memang patut dipertimbangkan oleh para penggemar cross country (XC) yang tergolong serius atau bahkan kerap berlaga dalam kompetisi ketahanan (enduro). Namun, seperti sebuah ungkapan – ada harga ada rupa - untuk memiliki sepeda ini, calon penggunanya memang perlu merogoh kocek lebih dalam, mengingat harganya yang mendekati Rp 30 juta, tepatnya Rp 29,850 juta.

Tapi, bila sudah “jodoh”, harga tentu bukan masalah bukan?
 

Editor : Andi Wahyudi
SUMBER

SPORTKU.com , is one of the products of Strategi Inisiatif Media, Jakarta - INDONESIA. Videos are streaming utilizing Strategi Inisiatif Media Video Streaming Server.

Use our RSS Feeds to get current update :
http://mobil.sportku.com/feeds/rss
http://motor.sportku.com/feeds/rss