BMX » Super Cross
Short URL:
Serba-Serbi BMX di Olimpiade Rio 2016
Tue, 16 Aug 2016 | 10:30
Teks : Adi Supriyatna
Dibaca : 10.015 kali

SPORTKU.COM - BMX Supercross (SX) menjadi salah satu cabang yang dilombakan di Olimpiade Rio 2016. Setiap rider tentu berharap untuk meraih medali dari cabang ini, termasuk Indonesia yang mengikutsertakan satu-satunya atlet di cabang ini, Toni Syarifudin.

Cabang BMX akan dilombakan selama 3 hari, pada 17 hingga 19 Agustus mendatang di Olympic BMX Centre, Olympic Park Deodoro, Brasil. Stadion ini memiliki kapasitas 7.500 penonton. Penyelenggara sendiri telah melakukan test event di satdion ini pada Oktober 2015 lalu.

BMX (Bicycle Motocross) mulai marak pada akhir tahun 1960 di California, AS, bersamaan dengan motocross yang saat itu tengah populer di Amerika Serikat. Olahraga ini kemudian diintegrasikan ke dalam organisasi Union Cycliste Internationale (UCI) pada tahun 1993. Lima belas tahun kemudian, BMX dilombakan untuk pertama kalinya di Olimpiade 2008 di Beijing, Tiongkok.

Adapun, format kompetisi cabang adalah para rider akan memulai race dari start yang berada delapan meter di atas trek, yang terdiri dari kelokan dan rintangan, seperti melompat bergantian dengan bagian mengayuh pendek. 

Even ini akan dimulai dengan individual time trial run, dengan masing-masing pebalap mencoba trek sebanyak sekali untuk menentukan seeding pada tahap berikutnya dari kompetisi ini. Dari perempat final dan seterusnya, berisi delapan pebalap yang akan saling berlomba untuk mencapai garis finish pertama.

BMX masuk di Olimpiade pertama kalinya pada Olimpiade 2008 di Beijing, Tiongkok (Foto: UCI)BMX, Olimpiade Rio 2016, olimpiade, Toni Syarifudin

Editor : Andi Wahyudi
SUMBER

UCI