Bike Community
Short URL:
Pengemar Jalan menanjak
Perjalanan Uphill Komunitas Nanjak Terus ke Gunung Bunder, Bogor
Wed, 09 Nov 2011 | 16:15
Teks : Dhoni Bima
Dibaca : 35.329 kali

SPORTKU.COM - Komunitas yang baru berdiri tanpa jersey kebanggaan pasti terasa kurang lengkap. Begitu pula dengan jersey baru namun belum pernah digunakan secara resmi oleh komunitasnya. Layaknya masakan tanpa bumbu penyedap, jadi kurang sedap.
Hal tersebut yang melatari perjalanan komunitas nanjak Terus (NT) atau dibaca eNTe untuk gowes bareng ke Gunung Bunder. Sekaligus peresmian jersey baru komunitas NT yang diikuti 13 anggotanya pada 16 Oktober 2011.

Tim eNTe-Nanjak Terus Jakarta meng-gowes MTB hardtails mereka ketika memasuki tanjakan terjal menuju Gunung BunderKomunitas Nanjak Terus, komunitas NT, sepeda, gunung bunder, touring sepeda

Gunung Bunder yang memiliki ketinggian 1006mdpl, masuk dalam wilayah Bogor, Jawa Barat. Cukup terkenal dengan beberapa air terjun (curug). Sebelum melakukan perjalanan, empat anggota NT sudah terlebih dahulu melakukan survey dengan gowes. Mereka terdiri dari Bay Ismoyo, Widi Nugroho, Kojek Yaakov dan Joe Giant.
Awalnya mereka berkumpul di depan Plaza Cibubur dan melanjutkan ke lokasi start di IPB Dramaga, Ciampea, Bogor. Selain empat orang yang pernah melakukan survey, Sembilan anggota lainnya terdiri dari Arief T-Dour, Barney Astrada, Ryan Noor Arifin, Faisal M. Issom, Ida Farida, Bahrul Ulum, Soegie, Ady Arief Rahman dan Wain Wann.

Topografi Gunung Bunder - Bogor
Komunitas Nanjak Terus, komunitas NT, sepeda, gunung bunder, touring sepeda


Tiba di titik start, sepeda langsung diturunkan dari tiga kendaraan yang langsung dipersiapkan. Piranti rem maupun tekanan udara pada ban langsung di periksa. Tepat pukul 7.15 wib, seluruh anggota NT langsung gowes menuju Gunung Bunder dengan awalan menyusuri jalan raya Cibatok dan dilanjutkan ke jalan Segog. Jalan berkontur tanjakan landai mulai dilalui dengan mudah. Terlebih hamparan persawahan terdapat di kedua sisi jalan, seperti suntikan tenaga.

Widi Nugroho (kiri), Ryan Noor Arifin (tengah) dan SoeGie (kanan), anggota eNTe-Nanjak Terus Jakarta, meng-gowes MTB hardtails mereka ketika memasuki tanjakan medium menuju Gunung Bunder
Komunitas Nanjak Terus, komunitas NT, sepeda, gunung bunder, touring sepeda


Pada satu bagian tanjakan, lima bocah berseragam sekolah ikut berlarian mengikuti sambil menanyakan tujuan kami. Namun segarnya udara pagi itu mulai bercampur asap knalpot saat beberapa kendaraan tentara melalui kami. Saat yang paling menyebalkan bagi kami yang ingin menikmati segarnya udara pedesaan.

Ryan Noor Arifin (kiri) dan Widi Nugroho (kanan), anggota eNTe-Nanjak Terus Jakarta, meng-gowes MTB hardtails mereka ketika memasuki tanjakan medium menuju Gunung Bunder
Komunitas Nanjak Terus, komunitas NT, sepeda, gunung bunder, touring sepeda


Tanjakan dengan beragam kemiringan sudah kami libas sepanjang jalan menuju Gunung Bunder, namun semangat masih terus mengalir untuk lalui jalan yang terus menanjak. Memasuki pintu gerbang Taman Nasional Gunung Halimun Salak, rombongan berhenti sejenak untuk recovery. Minuman manis mulai menggantikan dahaga kami semua.

Widi Nugroho (kiri) dan Ryan Noor Arifin (kanan), anggota eNTe-Nanjak Terus Jakarta, meng-gowes MTB hardtails mereka ketika memasuki tanjakan terjal menuju Gunung Bunder
Komunitas Nanjak Terus, komunitas NT, sepeda, gunung bunder, touring sepeda


Setelah membayar biaya masuk sebesar Rp 6.000/orang, perjalanan menuju puncak gunung Bunder yang berjarak  + 4 kilometer. Mendekati kawasan wisata Kawah ratu, hutan pinus menjadi teman perjalanan kami. Begitu pula dengan tanjakan yang seperti tidak ada habisnya menemani.

Wain Wann anggota eNTe-Nanjak Terus Jakarta, meng-gowes MTB hardtailnya di tanjakan medium Taman Nasional Gunung Halimun Salak, di Gunung Bunder, diantara hutan pohon pinus
Komunitas Nanjak Terus, komunitas NT, sepeda, gunung bunder, touring sepeda


Berada diantara Curug Pangeran, kami menyempatkan bernarsis ria mengunakan kamera. Sekaligus memperlihatkan jersey Nanjak Terus komunitas.
Perjalanan kembali kami lanjutkan dan akhirnya tiba di puncak gunung Bunder. Rasa puas jelas terlihat pada semua anggota komunitas NT setelah berhasil melibas tanjakan untuk menuju gunung Bunder.

Tim eNTe-Nanjak Terus Jakarta, meng-gowes MTB hardtails mereka menuju tanjakan terjal terakhir Taman Nasional Gunung Halimun Salak, di Gunung Bunder
Komunitas Nanjak Terus, komunitas NT, sepeda, gunung bunder, touring sepeda


Udara yang cukup dingin membuat perut semakin keroncongan, menikmati ayam dan ikan bakar menjadi solusinya. Tidak butuh waktu lama, semua hidangan langsung disantap. Setelah menunaikan ibadah sholat Dzuhur, kami langsung mengarahkan handle bar kembali ke IPB.
Turunan panjang menjadi teman seperjalanan selama 20 menit hingga ke jalan Cibatok, tak butuh lama kami semua sudah berada di halaman parkir kampus IPB.
Nikmatnya bersepeda bersama dengan jersey kebanggaan komunitas Nanjak Terus (eNTe).

Sekilas eNTe :
Di dunia sepeda, Downhill telah banyak penggemarnya begitu pula dengan kejuaraan yang sering diadakan. Khususnya di Indonesia. Namun uphill yang 180 derajat berbeda dengan downhill, mulai digandrungi oleh penggemar sepeda di Indonesia.

Tim eNTe-Nanjak Terus Jakarta berfoto bersama setelah makan siang sebelum kembali menuju titik start yang juga lokasi finish setelah menyelesaikan semua tanjakan-tanjakan di Gunung Bunder
Komunitas Nanjak Terus, komunitas NT, sepeda, gunung bunder, touring sepeda


Hal tersebut menjadi salah satu cikal bakal terbentuknya beberapa komunitas maupun klup penggemar uphill. Salah satunya NT atau nanjak terus merupakan komunitas penggemar jalan tanjakan. Awalnya eNTe terbentuk atas kesamaan hobi dari empat rider yaitu Bay Ismoyo, Widi Nugroho, Kojek Yaakov dan Indrawan Alzy. Selanjut kesamaan paham membuahkan NT atau disebut eNTe yang masih tergolong belia, baru lahir 7 Agustus 2011.
Dua kegiatan dengan tanggal maupun lokasi berbeda langsung dilakukan oleh komunitas eNTe seperti 13 Agustus menuju bukit Hambalang dengan ketinggian 491 mdpl dan satu minggu kemudian menjajal kemampuan ke gunung Panjar  di ketinggian 580 mdpl. Keduanya dilakukan pada malam hari, mengingat sebagian besar anggota sedang menjalani ibadah puasa.
Selain itu, KM 0 atau Bojong Koneng, Cibadak dan mereka juga melakukan latihan secara pribadi untuk melatih kemampuan melibas tanjakan.

Sumber : kiriman Bay.ISMOYO@xxx.com

Artikel : Kojek Yaakov, Ida Farida dan Bay Ismoyo

Editor : Sportku.com

Photo : Aldo Utama

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SUMBER

SPORTKU.com (CYCLING), SPORTKU.com CYCLING contents includes Mountain Bike, Down Hill, Free Style, Dirt Jumper, as well as cother types of cycling in multiple hi-res pictures, as well as coverage on video streaming.

SPORTKU.com will have feature such as CYCLING track layout  in pictures as well as on-helmet video camera. We would also cover many club activities such as Mahaka Cycling, Sebex, etc

Sent email to : redaksi@sportku.com to have our Video Reporter covering your event, or sent your videos/pictures to be published at SPORTKU.com CYCLING section.